oleh

Kerja Serabutan Pun Mengenal Impian

Bulukumba, Sulawesi Selatan – Sekitar 13 tahun silam, Ilham pemuda Desa Salassae itu datang dari tipologi pekerja serabutan. Pekerjaan tidak tetap. Begitu pun penghasilannya, akrab dengan ‘fluktuasi.’ Namun impiannya tetap mengalir. Pantang menyerah.

“Kerja serabutan pun kita harus punya impian,” kata Ilham.

Sekali waktu, pemuda yang bertekad baja itu menemukan sebuah celah kecil. Sebuah ruang kecil yang diyakininya bisa menghentikan kebiasaannya bekerja serabutan dengan hasil yang tidak menentu.

Ilham mencoba membuka usaha kecil press ban dan ganti oli untuk kendaraan bermotor. Saat itu dengan berbekal sedikit simpanan dari hasil kerja serabutan, Ilham mengeluarkan modal tidak sampai satu juta rupiah. Ilham pun bergerak.

Tanpa terasa dari hari ke hari pelanggannya mulai banyak. Ternyata yang datang bukan hanya sekadar ganti oli atau yang lainnya. Ada yang juga meminta motornya diservis. Untunglah Ilham punya bekal sedikit pengalaman di bidang mesin. llham memberanikan diri mencoba. Tak dinyana, kemampuan Ilham di bidang mesin sangat memuaskan bagi orang-orang yang minta motornya diservis.

Melihat kenyataan para pelanggannya bukan hanya dari dari desa setempat, Ilham merasa perlu memperdalam kursus bengkel mesin untuk menambah pengetahuannya. Karena hasil kerja lham dianggap bagus para pelanggannya pun berdatangan dari luar Desa Salassae.

Bengkel Ilham dibuka setiap hari. Mulai jam 8 pagi sampai jam 5 sore.

“Kadang juga masih melayani hingga larut malam jika ada yang membutuhkan,” tutur Ilham, saat disambangi di bengkelnya, Jumat sore 4 Agustus 2020.

Pendapatan bengkel Ilham sekitar Rp300 ribu perhari. Bahkan kadang juga lebih kalau pelanggan lagi ramai.

Menurut Ilham, usaha bengkelnya lumayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Bengkel Ilham masih belum punya karyawan namun biasanya jika pekerjaan menumpuk maka kadang dibantu oleh beberapa temannya.

Ilham bercita-cita ke depan semoga bisa membangun usaha bengkel yang besar. Sekaligus bisa membuka lapangan kerja untuk pemuda di desanya.

Ilham yang sehari-harinya berteman dengan  baut dan oli, juga punya jiwa seni dan hobi menyanyi. Akhir tahun 2017, dengan tabungan dari hasil bengkelnya, lham membuka usaha musik electone yang dia beri nama “Hery Music Entertainment.” Disematkan dari nama anak laki-lakinya, Hery.

Selama dampak covid-19 mendera dan physical Distancing diterapkan di ruang publik, maka Hery Electone tidak pernah tampil di acara pesta-pesta dan kegiatan lainnya. Namun Ilham tetap bersemangat. Dia berharap pandemi segera berakhir.

Jika ada yang membutuhkan untuk hiburan di acara pesta pernikahan, selamatan, atau yang lainnya bisa menghubungi Hery Musik Entertainment di Dusun Bonto Tangnga, Desa Salassae , Kecamatan Bulukumpa. Bisa juga menghubungi WhatsApp 085255808145. (AN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Potret